Seorang mahasiswa bertanya lewat FB saya, apakah mungkin seseorang yang banyak berbuat dosa, masih mungkin taubat dan diterima oleh ALLOH? Berikut ini jawaban saya, semoga bermanfaat :
Dari Anas bin Malik rodhiallahu ‘anhu dia berkata: Aku mendengar Rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Alloh subhanahu wa ta’ala berfirman, “Wahai anak Adam, sepanjang engkau memohon kepada-Ku dan berharap kepada-Ku akan Aku ampuni apa yang telah kamu lakukan. Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, jika dosa-dosamu setinggi awan di langit kemudian engkau meminta ampunan kepada-Ku akan Aku ampuni. Wahai anak Adam, sesungguhnya jika engkau datang membawa kesalahan sebesar dunia, kemudian engkau datang kepada-Ku tanpa menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, pasti Aku akan datang kepadamu dengan ampunan sebesar itu pula.” (HR. Tirmidzi, ia berkata, ”hadits ini hasan shahih.”)
Seberapapun besar dosa hamba ALLOH, asal mau bertaubat (taubatan nasuha) ALLOH pasti akan mengampuni kecuali syirik. ada juga yang berpendapat, bahkan syirik-pun jika sebelum meninggal pelaku syirik sempat taubatan nasuha, ALLOH masih membuka pintu ampunan, namun apabila sampai meninggal seseorang yang melakukan perbuatan syirik belum pernah taubat maka dia kekal didalam neraka.
Terus bagaimana caranya bertaubat?
- Niat yang tulus untuk bertaubat tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut.
- Kalau ada orang yang dirugikan, meminta maaf.
- Perbanyak membaca istighfar dan amal sholeh (sholat, dzikir, puasa,infaq dan perbuatan baik lainnya.)
Biasanya ada fase yang harus dilalui hamba yang taubat. (dari pengalaman pribadi dan pengamatan saya)
- Fase pencucian. Ini yang paling berat, karena seolah2 ALLOH masih “cuek” dengan taubat kita. kita masih diuji kesungguhan taubat kita. kesabaran kita benar-benar diuji disini.rentang waktunya bervariasi.
- Fase Rohmah. Fase ini kita merasa hidup mulai nikmat, apapun yang diberikan ALLOH kepada kita, rasanya enjoy, karena kita sudah RIDHO dengan apapun yang diberikan ALLOH kepada kita.karena kita punya ALLOH yang maha segala-galanya.kita tidak akan merasa gundah lagi apabila menghadapi kesulitan.untuk mencapai fase ini juga tidak mudah karena harus benar2 tulus memohon kepada ALLOH. fase ini bisa diperoleh dengan mempertahankan amalan2 kita selama bertaubat, khususnya sholat tahajud dan dzikir setelah sholat tahajud.
Kalau ada kurang pas dalam menyampaikan, monggo silahkan dilengkapi, lha wong saya juga sedang belajar. Jadi, yaa harap maklum……
Semoga bermanfaat…..
Assalamu’alaikum wr. wb.
maaf pak, kalau boleh video motivasinya di share-kan ke blog-nya bapak, biar temen-temen yang lain bisa download juga.
matur nuwun sebelumnya.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
By: suharjan on 15/03/2011
at 10:57